beasiswa di jerman
Wajib Tahu, Ini Beasiswa di Jerman dari Berbagai Penyelenggara
08/01/2019
sekolah di jerman
Jenjang-Jenjang Sekolah di Jerman yang Perlu Anda Ketahui
08/01/2019

Mau Kuliah Gratis di Jerman? Perhatikan 4 Biaya Ini

kuliah gratis di jerman

Kuliah Gratis di Jerman – Jerman yang memiliki kualitas pendidikan baik memang jadi lebih menggiurkan bagi mahasiswa internasional dengan kebijakan gratis biaya untuk jenjang bachelor-nya. Namun, khususnya bagi mahasiswa Indonesia, jangan salah anggapan dulu.

Kuliah gratis di Jerman untuk jenjang bachelor bukan berarti kamu bisa datang hanya bermodal binder. Ada beberapa biaya yang harus dipenuhi dalam mata uang euro. Nah, konversi euro ke rupiah inilah yang menyebabkan Jerman mahal bagi mahasiswa Indonesia.

Mau Kuliah Gratis di Jerman? Perhatikan 4 Biaya Ini

cara kuliah gratis di jerman

Berikut di bawah ini adalah biaya-biaya umum yang harus kamu perhatikan dan penuhi selama kuliah gratis di Jerman. Biaya-biaya berikut tidak berhubungan langsung dengan institusi pendidikan, namun lebih cenderung dengan pemerintah Jerman.

Baca Juga  Hal Seputar Kuliah di Jerman Gratis Untuk Anda Ketahui

1. Jaminan Visa Studi

Biaya yang paling besar untuk menempuh kuliah gratis di Jerman adalah biaya untuk jaminan visa studi. Jumlahnya sekitar 8700 euro atau lebih dari 141 juta rupiah.

Sebenarnya, biaya ini tidak akan hangus, alias bisa kamu simpan hingga kamu selesai studi. Jaminan visa studi ini hanya perlu ditunjukan setiap akhir tahun atau akhir semester dalam jumlah tidak kurang dari itu.

Ketika pertengahan semester, kamu bisa menggunakannya. Namun, harus kembali utuh jumlahnya ketika akhir semester. Untuk mengakalinya, biasanya mahasiswa akan memanfaatkan pihak donatur(yang bisa tuan rumah tempat bekerja sampingan, pemberi beasiswa, dsb.) untuk memberi pinjaman.

2. Biaya Student Card

Selain jaminan visa studi, biaya yang wajib dikeluarkan oleh mahasiswa internasional di Jerman adalah student card. Student card yang dimaksud berfungsi seperti kartu ATM yang bisa digunakan untuk tiket masuk musem atau tiket pembayaran fasilitas umum.

Jumlah biaya yang harus dibayarkan untuk student card ini akan bergantung kepada letak universitas itu berada. Semakin banyak fasilitas umum di sekitar kampus maka biayanya akan semakin banyak.

Berbeda dengan jaminan visa studi, apabila student card ini tidak digunakan maka uang yang telah dibayarkan tidak akan diambil kembali alias hangus. Jadi, harus digunakan seoptimal mungkin. Jumlahnya sekitar 250 euro atau sekitar 4 juta rupiah per semester.

Baca Juga  Apakah ada Beasiswa S1 Jerman Full? Cari Tahu Sekarang

kuliah gratis di jerman
3. Biaya Asuransi Kesehatan

Bagi mahasiswa internasional, asuransi kesehatan adalah hal yang wajib. Hal ini biasanya juga akan berguna ketika masih masa pendaftaran. Biaya ini juga akan hangus karena termasuk pembelian jasa.

Biaya untuk asuransi kesehatan ini sekitar 80 euro per bulan atau sekitar 600 euro per semester. Jika dikonversikan akan terhitung sekitar 9,5 juta rupiah.

Untungnya, kamu tidak akan kerepotan bisa mengalami masalah kesehatan di tempat yang memang berbeda iklim dengan Indonesia. Kamu tentu tidak berharap untuk sakit supaya biaya untuk ini tidak sia-sia, bukan?

4. Biaya Perlengkapan Belajar

Biaya yang kerap diremehkan oleh mahasiswa Indonesia, bahkan tidak masuk gambaran sekali pun, adalah biaya perlengkapan belajar. Beberapa universitas menyediakan layanan print out gratis, namun tidak semuanya.

Baca Juga  Ausbildung Adalah Program yang Bisa Membawamu ke Jerman

Sayangnya fotokopi di luar negeri tidak semudah di Indonesia. Pengunduhan file akademik juga tidak sebebas atau gratis seperti di Indonesia. Biaya-biaya kecil namun sering bisa jadi akan dikeluarkan untuk ini.

Terlebih bagi kamu yang ke sana hanya seorang diri dan tidak memiliki teman untuk berbagi bahan belajar. Siapkan biaya untuk ini minimal 30 euro sebulan atau 500 ribu rupiah.

Artikel Terkait

Amry Hidayat

Halo orang-orang, Ini saya, Amry Hidayat. Terima kasih sudah membaca tulisan-tuisan saya, yang semoga tidak membosankan. Jika memang membosankan, tolong dimaklumi selagi saya terus mengasah kemampuan.

Maklumi juga karena saya ini baru anak Mei 1995 kemarin. Gaya saya yang naratif semoga tidak juga mengganggu. Hal itu karena kegiatan yang tidak jauh dari dunia sastra, sampai membuahkan satu buku puisi berjudul Ampre Memper (2015) dan beberapa antologi bersama di tahun selanjutnya

Kalau bukan itu, palingan bermain-main dengan gambar bergerak di instagram @amryhidayat.

Request atau beri masukan soal penulisan konten melalui amryhidayat.official@gmail.com atau cari saja saya di sekitar perempuan yang tertawa terbahak-bahak. Jangan datangi rumah saya, karena kadang di Jogja kadang di Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *