mengobati cantengan
Cara Mengobati Cantengan Kuku yang Terasa Sakit dan Penyebabnya
03/09/2018
gerakan yoga untuk pemula
Yuk Pelajari 7 Pose Dasar Gerakan Yoga Untuk Pemula – Originals.id
03/09/2018

Domperidone Adalah Jenis Obat Anti Emetik, Apa Kegunaanya?

domperidone adalah

Domperidone Adalah – Mungkin kebanyakan orang masih terasa asing jika mendengar domperidone, lalu apakah domperidone itu dan apakah memiliki manfaat dan apa kegunaanya?

Perlu Anda ketahui bahwa domperidone adalah salah satu golongan obat anti emetik atau anti muntah yang dapat meredakan rasa mual, muntah, rasa tidak nyaman karena kekenyangan, refluks asam lambung, dan gangguan perut lainnya.

Obat domperidone adalah biasanya diresepkan oleh dokter untuk digunakan pada seseorang baik pria dan wanita dalam jangka pendek saja.

Obat domperidone adalah bekerja dengan cara meningkatkan pergerakan dari lambung ke usus. Akibatnya, proses pencernaan pun menjadi lebih cepat. Makanan yang masuk ke dalam lambung tidak perlu diproses berlama-lama karena lebih cepat didorong menuju usus.

Baca Juga  Cara Mengobati Cantengan Kuku yang Terasa Sakit dan Penyebabnya

Sementara itu, efek anti muntah yang ditimbulkan obat ini juga diperoleh dari hasil rantai cara kerja domperidone yang bertindak antagonis terhadap reseptor dopamin pada area kemoreseptor. Reseptor dopamin inilah yang dapaat mempengaruhi reflek muntah pada seseorang.

Terlepas dari khasiat domperidone yang sangat banyak, penggunaan obat ini harus tetap dilakukan secara hati-hati. Hal ini disebabkan karena domperidone sendiri dapat beresiko untuk detak jantung Anda, terutama jika Anda sudah berusia lanjut.

Obat ini tersedia dalam bentuk sirup dan tablet dengan merk dagang yang beraneka ragam. Merk-merk obat tersebut yang dapat Anda temui di pasaran yaitu Vometa, Vesperum, Omedom, dan masih banyak lagi.

Kegunaan atau Indikasi Demperidone Adalah Sebagai Berikut

domperidone adalah

Secara umum, obat ini digunakan untuk mengobati mual ataupun muntah, keluhan perut akibat kekenyangan, kembung, mual, mulas, dan sakit perut lainnya akibat pengosongan lambung yang tertentu. Namun untuk lebih khususnya obat ini dapat Anda gunakan untuk berbagai hal berikut.

Mengatasi mual dan muntah akibat efek samping obat, seperti levodopa dan bromokriptin, Mengatasi gejala dispepsia fungsional dalam jangka pendek.

 

Kontraindikasi Domperidone Adalah Sebagai Berikut:

– Karena adanya bahan kimia yang terkandung dalam domperidone, tentu saja tidak semua orang bisa menggunakan obat ini. Beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan menggunakan obat ini meliputi:

– Seseorang yeng memiliki alergi terhadap domperidone atau obat lain yang memiliki kandungan sama.

– Tidak dianjurkan penggunaan pada anak-anak, kecuali untuk mengatasi mual dan muntah pasca menjalani kemoterapi ataupun radioterapi.

– Orang yang memiliki gangguan hipofisis pada otaknya. Gangguan tersebut berupa prolaktinoma yang dapat memproduksi hormon prolaktin.

– Orang yang memiliki memiliki masalah usus serius, seperti pendarahan internal, obstruksi, serta perforasi lambung atau usus. Apabila hal ini dipaksakan, maka akan menimbulkan kram perut yang sangat parah.

– Pencegahan rutin pada muntah pasca operasi.

Dosis dan Cara Penggunaan Domperidone Adalah Sebagai Berikut:

domperidone

Dosis penggunaan obat ini bisa jadi berbeda antara satu pasien dengan pasien lainnya. oleh karena itu, ikutilah petunjuk yang Anda peroleh dari dokter atau pentunjuk yang tertera pada label kemasan.

Berikut ini adalah informasi umum dosis rata-rata yang digunakan domperidone. Jika Anda ternyata mendapati dosis yang berbeda, jangan sekali-kali mengubahnya kecuali dengan persetujuan dari dokter. Dosis yang tertera pada label disesuaikan dengan masalah medis yang diderita.

Baca Juga  Cara Mengobati Telinga Berdengung dengan Mudah Berikut Penyebabnya

– Pengobatan dispepsia fungsional atau gangguan motilitas gastrointesnial

Penggunaan domperidone pada kasus ini yaitu sebanyak 10 mg untuk orang dewasa. Obat tersebut diminum 3-4 kali sehari. Beberapa orang mungkin memerlukan dosis lebih tinggi hingga 20 mg sebanyak 3-4 kali sehari dengan 1 kali sebelum tidur.

– Mual dan muntah

Dosis untuk dewasa pada kasus ini yaitu sebanyak 10-20 mg diminum 3-4 kali sehari. Sedangkan penggunaan untuk anak-anak pasca kemoterapi dan radioterapi yaitu 0.2-0.4 mg/Kg BB sebanyak 3-4 kali sehari.

Adapun petunjuk penggunaan obat ini adalah sebagai berikut:

– Diminum 15-30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam. Aturan ini berlaku jika penggunaan obat ini sebanyak 4 kali sehari.

– Tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang pnjang hingga melebihi 12 minggu.

– Aturlah jadwal untuk meminum obat ini dengan rentang waktu yang sama. Untu memudahkan hal tersebut, usahakan untuk mengonsumsi pada jam yang sama setiap harinya.

Baca Juga  Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Daun Sirsak Dirumah

– Apabila Anda lupa untuk meminum obat ini, maka segeralah minum begitu Anda mengingatnya selagi jarak dengan jadwal selanjutnya tidak kurang dari 4 jam. Namun jika jadwal selanjutnya ternyata sudah dekat, maka tidak perlu meminum lagi. Usahakan untuk tidak menggandakan penggunaan dosis.

– Segera hentikan penggunaan obat ini ketika gejala sudah teratasi. Obat ini tidak perlu dihabiskan.

– Segera hentikan penggunaan obat ini ketika mengalami gejala overdosis.

Itulah tadi berbagai macam informasi seputar domperidone dan semoga saja artikel di atas ini dapat menambah wawasan Kita semua yah dan semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *