apa itu gmat
Apa Itu GMAT dan Bagaimana Caranya Agar Bisa Lulus Test?
02/11/2018
toefl ibt
Mengintip, 4 Tips Persiapan Menjelang Tes TOEFL IBT Agar Lulus
02/11/2018

Mengenal Benjolan Di Belakang Telinga dan 8 Faktor Penyebabnya

benjolan di belakang telinga

Benjolan Di Belakang Telinga – Pernahkan anda menemukan adanya benjolan di belakang telinga yang muncul dengan tiba-tiba? Jika anda pernah mengalami hal tersebut, biasanya muncul perasaan khawatir.

Benjolan tersebut bisa disebabkan berbagai faktor, ada yang tidak berbahaya dan mudah penyembuhannya. Tetapi ada juga yang disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius yang mengharuskan kita memeriksakan diri ke Dokter.

Baca Juga  13 Manfaat Daun Bidara Bagi Kesehatan dan Perawatan Kulit

Nah agar tahu cara menanganinya, kita harus mengenali penyebabnya terlebih dahulu. Berikut ini adalah kondisi dan beberapa faktor penyebab munculnya benjolan di belakang telinga.

8 Faktor Penyebab Benjolan Di Belakang Telinga yang Perlu Diwaspadai

benjolan di belakang telinga
1.Infeksi kulit

Bengkak atau benjolan di belakang telinga bisa diakibatkan karena adanya bakteri atau infeksi kulit yang masuk ke dalam tubuh. Gejala yang biasa muncul adalah kulit memerah, meradang, serta ditemukan pengelupasan kulit disertai rasa nyeri.

Faktor yang memudahkan orang terserang infeksi kulit diantaranya kelelahan fisik, kelelahan psikis (stress), perubahan cuaca, maupun karena masalah syaraf. Orang yang memiliki riwayat penyakit AIDS, epilepsi, dan parkinson juga rentan terkena infeksi kulit.

2.Otitis media

Otitis media atau “congek” merupakan peradangan yang diakibatkan oleh infeksi yang menyerang telinga bagian tengah. Otitis media bisa terjadi pada semua usia, tapi bayi dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terkena penyakit ini.

Peradangan telinga ini disertai dengan gejala-gejala seperti bengkak kemerahan serta penumpukan cairan di belakang gendang telinga. Pada banyak kasus, otitis media bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari. Tapi untuk meredakan pembengkakan dan rasa sakit, penderita biasanya disarankan mengkonsumsi antibiotik.

Baca Juga  6 Manfaat Daun Kelor untuk Wajah dan Untuk Kesehatan Tubuh

3.Mastoiditis

Mastoiditis merupakan benjolan pada tulang di belakang telinga atau tulang mastoid yang diakibatkan oleh infeksi. Pembengkakan atau benjolan di belakang telinga ini disertai dengan telinga kemerahan, bernanah, demam, dan keluarnya cairan dari dalam telinga.

Gejala tambahan lainnya adalah sakit kepala, mudah marah, dan menurunnya kemampuan pendengaran. Kondisi ini bisa merusak tulang dan gangguan pendengaran, dan jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal.

Penderita mastoiditis biasanya akan diberikan resep antibiotik ditambah dengan obat tetes telinga oleh Dokter. Sedangkan untuk pengobatan alaminya, bisa dengan memberikan 2 tetes campuran minyak zaitun dan bawang putih ke telinga yang terkena infeksi.

benjolan di belakang telinga

4.Kista

Kista adalah pembengkakan atau benjolan non kanker yang muncul di bawah kulit dan berisi cairan. Kista bisa muncul di seluruh bagian kulit, tapi paling sering berkembang di bagian kepala, leher, dan belakang telinga. Kista yang muncul di belakang telinga biasa disebut kista epidermoid atau kista sebasea. Kista sebasea bisa terjadi karena adanya kerusakan pada kelenjar minyak atau folikel rambut.

Kista sebasea ini bisa hilang sendiri tanpa pengobatan. Tetapi jika kista terinfeksi dan bernanah, maka bisa mengakibatkan inflamasi (peradangan) dan penderita harus segera mendapatkan pengobatan.

Untuk meringankan peradangan dan mengalirkan nanah, bisa diobati sendiri dengan kompres air hangat pada bagian tubuh yang membengkak. Atau bisa juga dengan injeksi obat atau penyuntikan obat pada kista yang dilakukan oleh dokter. Sedangkan untuk kasus kista parah, bisa dilakukan pengangkatan kista melalui operasi kecil.

5.Pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati)

Pembengkakan pada kelenjar getah bening atau limfadenopati juga bisa menyebabkan benjolan di belakang telinga. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang tersebar di banyak bagian tubuh seperti di dagu, ketiak, leher, panggul, maupun belakang telinga.

Baca Juga  7 Penyebab Penyakit Tipes yang Harus Diwaspadai dan Cara Mencegahnya

Limfadenopati bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, diantaranya adanya infeksi, peradangan, maupun kanker. Benjolan seukuran biji kelereng tersebut jika disentuh akan terasa kenyal, bisa terasa nyeri tapi bisa juga tidak. Gejala lainnya yang muncul diantaranya badan cepat lelah dan demam.

Beberapa kista bisa sembuh dengan sendirinya seiring kondisi tubuh yang membaik. Namun jika kista terus membesar, bahkan terasa sakit dan mengganggu pendengaran, ada baiknya menghubungi dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

6.Abses

Abses merupakan kantung abnormal yang terbentuk di bawah kulit yang diakibatkan oleh infeksi. Kondisi ini mengakibatkan benjolan di belakang telinga dan mirip dengan kista. Perbedaannya dengan kista adalah kantung pada abses berisi penuh dengan nanah.

Baca Juga  Fungsi Kantung Empedu Dan Jenis Penyakit Kantung Empedu Yang Perlu Diwaspadai

Penderita abses ditandai dengan adanya benjolan di belakang telinga yang sangat lunak, mirip plastik yang berisi cairan. Sedangkan warna kulit yang terkena abses tampak kemerahan, tapi bisa juga tampak normal. Untuk pengobatannya, biasanya Dokter akan melakukan penyayatan kulit untuk memberikan jalan keluar bagi nanah.

7.Lipoma

Lipoma merupakan benjolan berisi lemak yang menumpuk diantara kulit dan lapisan otot. Lipoma sering diteukan di beberapa bagian tubuh seperti leher punggung, lengan, dan belakang telinga.

Sebenarnya benjolan yang diakibatkan lipoma bukanlah kondisi yang mengkhawatirkan, bahkan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus. Jika seseorang melakukan operasi, biasanya hanya untuk alasan menjaga penampilan saja.

Benjolan lipoma memiliki ciri-ciri, jika disentuh terasa lembut, lentur, dan tidak terasa sakit. Selain itu, kulit penderita lipoma tampak sehat-sehat saja dan tidak tampak adanya gejala peradangan.

8 Tanda Penyakit Serius

Kebanyakan benjolan di belakang telinga memang bukan keadaan yang sangat berbahaya yang mengharuskan penderita harus segera masuk ke ruang gawat darurat. Tapi benjolan yang muncul di belakang telinga ternyata bisa menjadi masalah serius ketika disebabkan oleh kanker.

Baca Juga  Mengenal Penyakit Chikungunya Lebih Dalam

Gejala-gejala yang muncul adalah munculnya benjolan yang disertai dengan sakit tenggorokan, sulit menelan makanan, serta suara menjadi serak. Jika anda menemui gejala-gejala tadi, langkah terbaik adalah menemui dokter agar mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat.

Nah, demikian tadi ulasan mengenai penyebab benjolan di belakang telinga dan cara mengatasinya. Semoga ulasan di atas menambah wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan anda.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *