kamus bahasa jerman offline
Mencari Kamus Bahasa Jerman Offline Lewat Aplikasi Handphone
29/09/2018
Inilah Ciri-Ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid
29/09/2018

Apakah ada Beasiswa S1 Jerman Full? Cari Tahu Sekarang

Beasiswa S1 Jerman Full – Sahabat, jika Anda memiliki keinginan kuat untuk kuliah ke Jerman namun tidak memiliki cukup biaya, nampaknya Anda harus sedikit kerja keras dalam mencari informasi. Hal tersebut karena beasiswa yang memberikan jaminan bagi mahasiswa S1 atau undergraduate sangat jarang ada atau bahkan tidak ada.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Sahabat, menurut informasi dari banyak mahasiswa yang kini sedang menempuh pendidikan di Jerman, mereka mengaku gratis. Hampir semua universitas, terutama universitas negeri di Jerman menerapkan kuliah gratis termasuk bagi mahasiswa internasional. Artinya, tidak perlu beasiswa S1 Jerman full.

Itu adalah jawaban kenapa beasiswa S1 Jerman full undergraduate ke Jerman sulit dicari. Ya tentu saja karena universitas di sana memang tidak memungut bayaran. Jadi memang tidak butuh beasiswa untuk masuk kuliah.

biaya kuliah di jerman tanpa beasiswa

Namun, tentu saja bukan berarti Anda tidak akan membayar sama sekali. Di sana diterapkan adanya biaya untuk student card. Student card adalah kartu yang dapat digunakan oleh mahasiswa sebagai alat pembayaran untuk transportasi umum di sekitar kampus atau fasilitas umum seperti museum atau festival.

Student card tersebut mengharuskan mahasiswa membayar dalam jumlah yang beragam dalam setiap bulannya. Hal itu bergantung pada letak kampus, apakah di daerah tersebut banyak fasilitas umum atau tidak. Jika semakin banyak, tentu pembayarannya juga semakin mahal.

Harga untuk student card tersebut dapat diambil rata-rata sekitar £300 atau jika dikonversikan per September 2018 adalah sekitar Rp5000.000. Mahal? Tentu saja Anda tidak boleh terlalu pelit mengingat harga rupiah memang jauh di bawah euro.

Anda bisa menilai itu murah atau mahal jika perbandingannya adalah £15 untuk satu kali makan di Jerman. kembali ke soal student card, hal tersebut akan berbeda lagi dengan biaya hidup seperti makan dan tempat tinggal.

Menurut mahasiswa-mahasiswa di sana, Anda dapat menekan pengeluaran makan dan biasanya hidup lainnya menjadi setidaknya Rp11.000.000 per bulannya jika melakukan kemandirian. Sebenarnya, ukuran itu cukup lumayan jika dipandang dari sisi masyarakat Indonesia. Namun, sekali lagi, ukurlah dalam bentuk euro.

Nah, dari uraian singkat tersebut semoga sudah terbentuk pola pikir Anda mengenai kuliah di Jerman. Anda tidak perlu khawatir soal biaya untuk membayar universitas, karena itu gratis. Yang perlu Anda khawatirkan adalah biaya hidup yang mahal.

Anda juga tidak dapat membayangkan bahwa biaya untuk bulan depan akan bisa dicari bulan ini. peraturan Negara Jerman menyebutkan bahwa seseorang yang harus menempuh pendidikan di sana harus memiliki tabungan sebesar £8000 atau sekitar 140 juta rupiah.

Tabungan itu digunakan sebagai jaminan bahwa di Jerman Anda tidak akan kesulitan. Uang tersebut boleh digunakan untuk keperluan-keperluan, namun harus kembali utuh dalam jumlah itu saat akhir tahun.

Nah, bagaimana? Sudah lebih lega?

kursus bahasa jerman di jakarta

Tenang, ingat pola anggapan yang kita bentuk di awal paragraf tadi. Intinya, yang perlu Anda cari sebagai penyokong dana adalah bukan sebagai penyokong dana kuliah melainkan penyokong dana untuk hidup. Lupakan soal beasiswa S1 Jerman full. Pertanyaan selanjutnya, apakah ada pihak yang mau menanggung biaya hidup orang lain?

Tentu saja ada. Hal tersebut bergantung pada situasi Anda berada. Ada kemungkinan-kemungkinan yang dapat membuat Anda menerima penanggungan biaya. Misalnya adalah apabila Anda sudah bekerja di dalam sebuah perusahaan dan perusahaan tersebut memberi tunjangan pendidikan.

Anda dapat menuntut menggunakan tunjangan pendidikan itu. Hal tersebut adalah cara yang paling logis untuk dilakukan. Namun, biasanya hal tersebut akan membuat Anda masuk ke dalam perjanjian kontrak kerja tertentu.

Cara yang kedua adalah jika Anda membuat sebuah penelitian. Hasil penelitian Anda tersebut adalah tiket yang akan membuat Kementrian Pendidikan atau lembaga riset tertentu memberi jaminan hidup dalam menempuh pendidikan.

Lembaga riset yang membiayai Anda tersebut tidak akan memberikan jaminan pemenuhan semua yang Anda butuhkan, tetapi akan memberikan biaya dalam jumlah tertentu sesuai yang Anda ajukan dalam bentuk proposal.

Dalam proposal yang bertajuk “penelitian” tersebut tentunya harus Anda masukan biaya-biaya hidup seperti makan dan tempat tinggal. Hal tersebut akan terasa seperti pembiayaan penuh, bukan? Namun, sama dengan kerjasama tempat bekerja, penelitian ini juga akan menuntut Anda memberikan imbal balik pada lembaga penelitian yang telah menjamin biaya hidup Anda. Misalnya hasil penelitian Anda.

Mendapatkan kerja setelah lulus SMA atau membuat penelitian pada saat kelas 3 SMA tentu saja bukan hal mudah. Lalu bagaimana? Kalau begitu jadinya, Anda hanya dapat mengandalkan kebetulan dan keberanian sebagai pengganti beasiswa S1 Jerman full.

biaya kuliah di jerman

Beberapa mahasiswa mengaku bahwa bisa kuliah di Jerman dengan mengandalkan keberuntungan dan keberanian menghubungi mahasiswa yang sudah ada di sana. Selanjutnya, bekerja part time untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Uang jaminan yang jumlahnya besar dapat ditangani dengan “pinjaman”. Anda harus cukup berani untuk ini, misalnya pinjaman ke bank atau pun sebuah perusahaan. Intinya Anda harus memiliki tujuan kuliah yang menarik.

Nah, sahabat itu tadi adalah uraian singkat mengenai pertanyaan apakah ada beasiswa Jerman? Jawabannya adalah tidak ada beasiswa ke Jerman tetapi ada beberapa cara yang membuat Anda belajar gratis di sana.

Sahabat, jangan padamkan cita-cita hanya karena masalah sepele yang ada solusinya, ya!

Artikel Terkait

Amry Hidayat

Halo orang-orang, Ini saya, Amry Hidayat. Terima kasih sudah membaca tulisan-tuisan saya, yang semoga tidak membosankan. Jika memang membosankan, tolong dimaklumi selagi saya terus mengasah kemampuan.

Maklumi juga karena saya ini baru anak Mei 1995 kemarin. Gaya saya yang naratif semoga tidak juga mengganggu. Hal itu karena kegiatan yang tidak jauh dari dunia sastra, sampai membuahkan satu buku puisi berjudul Ampre Memper (2015) dan beberapa antologi bersama di tahun selanjutnya

Kalau bukan itu, palingan bermain-main dengan gambar bergerak di instagram @amryhidayat.

Request atau beri masukan soal penulisan konten melalui amryhidayat.official@gmail.com atau cari saja saya di sekitar perempuan yang tertawa terbahak-bahak. Jangan datangi rumah saya, karena kadang di Jogja kadang di Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *